Postingan

Cara Sederhana dan Mudah Untuk Tidur Lebih Cepat dan Bangun Lebih Pagi

Jakarta -  Salah satu kunci agar dapat bangun lebih pagi adalah dengan tidur lebih cepat. Dalam melakukan perubahan ini, terdapat cara yang bisa dilakukan seseorang untuk tidur lebih cepat. Dilansir dari Healthek , peneliti menemukan bahwa terdapat cara mudah yang bisa dilakukan untuk memajukan jam tidur ini. Melakukan pijatan serta memaksimalkan cahaya luar pada pagi hari selama tiga minggu bisa membantu bagi mereka yang sering begadang. Dengan melakukan cara tersebut, orang yang biasa tidur larut malam serta terbangun di malam hari bisa membuat jam tidur dan bangun mereka lebih maju dua jam. Majunya jam tidur dan bangun ini menimbulkan sejumlah manfaat luar biasa bagi tubuh. Perubahan tersebut dapat meningkatkan performa pada pagi hari, pola makan yang lebih baik, juga menurunnya depresi dan stres pada orang-orang yang terbiasa tidur larut malam. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa mungkin untuk mengubah ritme sirkadian dengan menggunakan pendekatan tanpa obat dan terapi. "Memili...

Sekitar 240 Ribu Anak Umur 6-11 Tahun di DIY Akan Divaksinasi Sinovac Pada Januari 2022

DIY -  Pemerintah pusat telah memberikan izin anak berusia 6-11 tahun disuntik vaksin corona. Izin itu diperoleh setelah BPOM memberikan emergency situation usage permission (EUA) atau izin penggunaan darurat vaksin Sinovac untuk kelompok usia tersebut pada Oktober lalu. Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi COVID-19 DIY, Sumadi, mengatakan, Pemda DIY selama beberapa hari ini terus melakukan pendataan. Sementara ini, tercatat ada 240 ribu anak usia 6-11 tahun di DIY. "Jumlahnya sekitar 240 ribu," kata Sumadi, Sabtu (20/11). Asisten I Sekda DIY Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum ini mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan stok vaksin untuk anak. Hanya saja Menkes Budi Gunadi telah menjanjikan stok vaksin anak bisa tiba akhir Desember. "Belum dapat stoknya. Menkes menjanjikan akhir Desember. Kita nunggu juga kan," terangnya. Jika memang stok vaksin akan tiba Desember, maka Pemda DIY akan segera menyuntikkan vaksin tersebut pada Januari 2022. Targetn...

Tips Jam Tidur Sehat Demi Kesehatan Jantung Anda

Jakarta -  Jam tidur yang kita miliki bisa sangat memengaruhi dan menetukan kondisi kesehatan kita. Penelitian terbaru mengungkap bahwa jam tidur ini ternyata juga memiliki pengaruh terhadap risiko penyakit jantung. Dilansir dari Healthek , hasil penelitian ini telah dipublikasikan pada jurnal European Heart Journal Digital Wellness. Berdasar penelitian, diketahui bahwa seseorang yang tidur antara jam 10 hingga 11 malam memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah dibanding mereka yang tidur lebih awal atau lebih malam. "Tubuh memiliki jam tubuh interior 24 jam bernama ritme sirkadian yang membantu mengatur fungsi fisik dan psychological," terang Dr. David Plans, peneliti dari Univerisity of Exeter. "Hasil penelitian menunjukkan jam tidur yang lebih awal atau lebih lambat mungkin mengganggu jam tubuh dengan dampak besar terhadap kesehatan kardiovaskular," sambungnya. Penelitian dilakukan terhadap 88.026 orang yang direkrut pada tahun 2006 dan 2010. Usia rata-r...

Ahli Kesehatan Mengatakan Tetap Perlu Vitamin D Meski Sudah Melakukan Vaksinasi, Berikut Penjelasannya

Jakarta -  Ketika sudah mendapatkan vaksin COVID-19 dosis penuh, tak sedikit orang berpikir bisa kembali hidup normal tanpa menggunakan masker dan memutuskan untuk berkerumun. Ya, banyak yang menganggap diri akan langsung kebal terhadap virus setelah mendapatkan vaksin. Padahal, orang yang sudah divaksin masih bisa terinfeksi infection corona. Hal itu disampaikan oleh Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Prof. Amin Soebandrio. Dalam penjelasannya, Prof Amin menyampaikan, seseorang terinfeksi COVID-19 meski sudah divaksin memang mungkin terjadi. Sebab, pembentukan antibodi pascaimunisasi memang memerlukan waktu sekitar satu bulan, atau bahkan lebih. Oleh sebab itu, tidak ada alasan bagi siapa word play here untuk abai protokol kesehatan meski sudah divaksin. Apalagi efek vaksin bisa bervariasi, mulai dari ngantuk, rasa pegal, hingga lemas. Bahkan ada juga yang tidak mengalami efek sama sekali. Efek yang berbeda setelah divaksin tergantung dari daya tahan tubuh orang ters...

CDC Amerika Serikat Masukan Rusia ke Daftar Merah Rawan Covid-19

Jakarta -  Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memasukkan Rusia ke daftar tujuan perjalanan berisiko sangat tinggi, pada Senin (1/11). Dilansir CNN, negara terbesar di dunia itu naik ke degree 4 (level tertinggi yang sudah ditentukan oleh CDC). Sebelumnya Rusia masuk ke degree 3 untuk melakukan perjalanan selama COVID-19 . Negara yang populer untuk dijadikan tempat liburan oleh turis asing beberapa ada yang dimasukkan CDC ke dalam daftar merah. Setidaknya ada 80 negara yang berada di daftar merah tersebut, contohnya: Belgia Burkina Faso Rusia Slovakia Austria Barbados Botswana Kroasia Yunani Irlandia Maladewa Swiss Thailand Turki Perkembangan Kasus COVID-19 di Rusia Kasus COVID-19 di Rusia terlihat ada peningkatan dari hari sebelumnya. Pada Selasa (2/11), Rusia ketambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 39.008 kasus. Dilansir Antara, kematian pun di hari itu juga mencatat rekor yaitu 1.178 kematian. Jika ditotal secara keseluruhan untuk kasus COVID-19 d...

Beberapa Kondisi yang Akan Dialami Oleh Tubuh Ketika Anda Tidak Sarapan

Jakarta -  Sarapan merupakan salah satu waktu makan paling penting dari sehari yang kita jalani. Sarapan yang kamu konsumsi bisa sangat menentukan kondisimu selama sehari tersebut. Sayangnya, banyak orang yang kerap melewatkan sarapan ini. Baik karena kesibukan maupun kebiasaan, sarapan ini kerap terlupakan untuk dilakukan. Hal ini juga kerap terjadi karena tidak munculnya rasa lapar pada pagi hari. Kondisi ini kerap membuatmu melewatkan sarapan dan langsung makan siang. Melewatkan sarapan ini sebenarnya bukan kondisi yang perfect untuk dilakukan. Pasalnya, sangat besar kemungkinan bahwa kamu mengalami dampak buruk dari melakukannya. Kondisi ini juga bisa membuatmu gagal diet dan kekurangan energi selama seharian. Dilansir dari H ealthek , berikut sejumlah kondisi yang bakal dialami oleh tubuh ketika melewatkan sarapan. 1. Kelelahan Melewatkan sarapan bisa membuat kerja metabolisme dalam tubuh jadi melambat. Hal ini bisa membuatmu merasa lelah karena hanya ada sedikit energi yang d...

Anda Harus Waspadai Resiko Kesehatan Dari Kandungan Bisphenol A yang Terdapat Dalam Wadah Makan Plastik

Jakarta -  Pada saat ini, dari sejumlah wadah makanan yang kita konsumsi sehari-hari, beberapa memiliki kandungan Bisphenol A (BPA) di dalamnya. Padahal, kandungan tersebut bisa berdampak bahaya terutama pada anak-anak. Dokter spesialis anak yang juga anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia ( IDAI ), Irfan Dzakir Nugroho, menyampaikan bahwa toksisitas BPA telah menjadi perhatian, terutama di negara-negara Eropa dan Amerika. "Toksisitas BPA menimbulkan berbagai penyakit, efeknya sangat luas di berbagai kelompok. Sudah banyak studi yang membuktikan hal tersebut, dan untuk mencegahnya dibutuhkan regulasi preventif yang menjauhkan masyarakat dari bahaya BPA," kata Irfan dalam konferensi pers Centre for Public law Researches (CPPS) beberapa waktu lalu. Ia menambahkan, BPA ada di seluruh bagian tubuh dan sudah banyak studi membuktikan bahwa bahaya BPA terkait dengan gangguan hormone, kanker, penyakit saraf dan obesitas. Irfan juga mengatakan, ada hubungan yang kuat antara paparan BPA ...