Postingan

Mengatasi dan Mencegah Masalah Pada Rambut Rontok Dengan Cara Memotongnya

Jakarta -  Rambut rontok merupakan sebuah permasalahan yang sangat mengganggu. Kondisi ini bisa dialami baik oleh pria maupun wanita. Dokter spesialis kulit dan kelamin dari Universitas Indonesia, dr. Susie Rendra, Sp.KK, FINSDV menyarankan Anda memotong rambut bila mengalami kerontokan rambut termasuk di masa pandemi COVID-19 saat ini. "Enggak usah banyak mikir harus pakai tonik ini, minum obat ini. Pertama gunting rambut dulu lebih pendek," ujar dia dalam media conversation bertema "Jaga Kulit Tetap Sehat Selama Pandemi", beberapa waktu lalu dilansir dari Antara. Susie yang berpraktik di RS Pondok Indah-Puri Indah itu mengatakan, rambut yang lebih panjang menyebabkan tarikan di akar rambut lebih berat. Dia mencontohkan, antara helaian rambut dengan panjang 20 centimeters dan 10 centimeters misalnya, tarikan pada akar rambut 20 cm akan dua kali lipat lebih berat ketimbang helaian 10 centimeters. Hal ini juga berlaku saat Anda mencuci rambut atau keramas. Helaian ra...

Manfaat Dari Air Kelapa Murni dan Cara Mengkonsuminya Dengan Benar

Jakarta -  Belum redanya pandemi COVID-19 yang terjadi pada saat ini menjadikan kita perlu tetap waspada dan hati-hati. Salah satunya adalah tetap perlu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat dan stabil Salah satu minuman yang bisa jadi pilihan untuk dikonsumsi demi memperkuat sistem kekebalan tubuh adalah air kelapa. Selain sehat, minuman ini juga memiliki rasa yang lezat dan menyegarkan. Prof. Dr. dr. Purwantyastuti, MSc, SpFK, pakar farmakologi dari Universitas Indonesia menjelaskan khasiat utama air kelapa adalah mengatasi dehidrasi atau kekurangan cairan di dalam tubuh. Tubuh yang kekurangan cairan dengan sendirinya menjadi tidak sehat. Kekurangan cairan otomatis akan menimbulkan masalah pada reaksi-reaksi kimia di semua sistem tubuh, termasuk sistem imun. Rasanya yang lezat dan menyegarkan, membuat air kelapa mudah diminum orang yang sedang sakit, otomatis cairan tubuhnya kembali dan mendorong pemulihannya. Hal ini mungkin yang menyebabkan orang menghubungkan air kelapa d...

Gigitan Nyamuk Yang Gatal Dan Menganggu, Berikut Cara Mengatasinya

Jakarta - Gigitan nyamuk yang gatal bisa menjadi hal yang sangat menyebalkan. Melansir dari Medical News Today , ketika nyamuk menggigit, sistem kekebalan tubuh kita akan bekerja untuk melindungi kita dari serangan tersebut. Ketika gigitan nyamuk merusak kulit, tubuh seseorang mengenali air liur nyamuk sebagai zat asing. Hal ini menyebabkan respons sistem kekebalan tubuh yang bertujuan untuk melindungi tubuh dari zat asing. Oleh karena itu, gigitan nyamuk ini akan terasa gatal. Cara kerjanya memang mirip dengan gatal karena reaksi alergi. Sementara itu, pembengkakan di sekitar gigitan disebabkan oleh histamin yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh. Histamin meningkatkan aliran darah dan jumlah sel darah putih di sekitar location yang terkena gigitan. Gigitan nyamuk terasa gatal karena histamin juga mengirimkan sinyal ke saraf di sekitar gigitan. Pertama kali seseorang digigit, tubuh mereka mungkin tidak bereaksi dengan cara ini. Respons imun adalah sesuatu yang...

Hal yang Harus Anda Waspai Pada Masa Pandemi Ini, "Cave Syndrome"

Jakarta -  Pandemi COVID-19 masih jauh dari kata selesai. Namun, beberapa laporan dan survei yang berbeda telah menunjukkan kemungkinan besar masyarakat akan terkena cave disorder atau sindrom gua, jika pandemi berakhir. Apa yang dimaksud dengan cave disorder? Sejumlah ahli menyebutkan, seperti dikutip IFLScience, sindrom ini merupakan istilah non-medis yang digunakan untuk menggambarkan ketakutan untuk keluar setelah lebih dari satu tahun hidup dalam jarak sosial. Berdasarkan studi di jurnal American Psychological Organization yang terbit Maret 2021, 49 persen orang yang disurvei melaporkan merasa tidak nyaman untuk menyesuaikan diri dengan interaksi langsung setelah pandemi berakhir. Sedangkan 46 persen responden mengatakan tidak merasa nyaman untuk kembali menjalani kehidupan seperti sebelum pandemi menyerang. Makalah yang ditulis Profesor Steven Taylor, psikiater di Universitas British Columbia Kanada, itu juga memprediksi kemungkinan munculnya kecemasan setelah COVID-19 . Dia ...

Peringatan 89 Tahun Aksi Monarki Absolut di Thailand, Demo yang di Ikuti Ratusan Orang di Bangkok

Bangkok -  Para pengunjuk rasa pro-demokrasi di Thailand turun ke jalan menandai peringatan 89 tahun Revolusi Siam, kudeta tak berdarah yang mengakhiri monarki absolut negara itu dan mengantarkan pemerintahan konstitusional. Demonstran yang beraksi di Bangkok pada Kamis (24/6) ini memiliki tiga tuntutan: reformasi konstitusi, pencopotan 250 pejabat militer dari parlemen dan pengunduran diri Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha. Polisi dikerahkan saat ratusan orang berteriak "Prayuth, keluar," dan berjalan ke Gedung Parlemen. Para pengunjuk rasa membawa bendera merah putih serta replika plakat ikonik untuk menandai revolusi 1932. Aksi unjuk rasa terbaru ini berlangsung setahun setelah dimulainya unjuk rasa massal yang dipimpin para pemuda dengan tuntutan mengurangi kekuasaan raja yang snagat dihormati di negara itu. Aksi melambat pada 2021 karena peningkatan kasus Covid-19. Puluhan orang ditangkap sejak dimulainya gerakan unjuk rasa. Para pemimpin aksi dihantam dengan berbagai tu...

Cerita Sukses Dewa Sekapuk di Gresik, Dahulu Miskin Sekarang Menjadi Desa Miliarder

Gresik -  Desa Sekapuk di Kabupaten Gresik, Jawa Timur menjadi juara 1 dalam program Program Inkubasi BRIncubator Mosts Likely To Desa BRILian. Bahkan desa ini kini dijuluki Desa Miliarder. Padahal dahulunya desa ini terkenal miskin. Keberhasilan Desa Sekapuk menjadi juara dalam program Desa BRILian ini tidak lepas dari pencapaian BUMDes dan pemerintah Desa yang mampu mengoptimalkan Sumber Daya Alam dan Manusia di Desa Sekapuk Desa ini pada tahun 2020 lalu, meraih omset sebesar Rp 11 miliar lebih dengan keuntungan sekitar Rp 4,5 miliar dari BUMDes. Dari nilai itu, BUMDes sebagai lembaga ekonomi desa mampu menyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes) lebih dari Rp 2 miliar. Di mana nilainya lebih tinggi daripada Dana Desa yang berasal dari Pemerintah Pusat. Karena berhasil dalam menata desa, banyak wilayah lain yang datang untuk bertukar pikiran ke desa ini. Hal itu disampaikan langsung oleh HRD dan Public Relations BUMDes Sekapuk, Purwadi. "Angka yang besar untuk di tengah situasi pand...

Ada Indikasi Positif Covid-19 2 Orang Pemudik di Terminal Kalideres

Jakarta -  Dua pemudik terindikasi positif Covid-19, berdasarkan hasil tes usap antigen di Incurable Kalideres Jakarta Barat, Selasa (25/5). Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain mengkonfirmasi bahwa sudah ada dua orang pemudik terindikasi positif Covid-19 melalui tes usap antigen, di Terminal Kalideres. "Karenanya, hari ini sudah ada dua penumpang tiba yang positif dibawa ke Wisma Atlet dengan bus sekolah," ujar Revi. Diberitakan Antara, salah seorang penumpang itu tampak dibawa menggunakan bus sekolah khusus Covid-19 dengan kode Z-33 yang bersiaga pukul 19.04 WIB. Sebelumnya, pada Selasa (25/5) pukul 13.00 WIB juga terdapat satu pemudik yang terindikasi positif Covid-19 melalui tes usap antigen di Incurable Kalideres. Pemudik berinisial DA (21) itu juga langsung dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, menggunakan bus sekolah agar dapat ditangani lebih lanjut serta dilakukan tes usap "Polymerase Domino effect" (PCR). Revi sebelumnya mengaku dibantu oleh...